{"id":697,"date":"2015-03-13T04:01:30","date_gmt":"2015-03-13T04:01:30","guid":{"rendered":"http:\/\/bisnismuslimwebhost.com\/goblog\/?p=697"},"modified":"2015-03-13T04:01:30","modified_gmt":"2015-03-13T04:01:30","slug":"keutamaan-mengajarkan-ilmu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/raudhatulquran.com\/?p=697","title":{"rendered":"KEUTAMAAN MENGAJARKAN ILMU"},"content":{"rendered":"<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/673ng8NBsmw?feature=player_detailpage\" width=\"640\" height=\"360\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Orang yang mengajarkan ilmu, menjadi seorang guru, baik guru dalam ilmu agama maupun ilmu dunia punya keutamaan begitu besar. Bagaimanakah keutamaan mengajarkan ilmu itu?<\/p>\n<h4>Bentuk Mengajarkan Ilmu<\/h4>\n<p>Dari Abu Mas\u2019ud Uqbah bin Amir Al Anshari <em>radhiyallahu \u2018anhu<\/em>, ia berkata bahwa Rasulullah <em>shallallahu \u2018alaihi wa sallam <\/em>bersabda,<\/p>\n<p dir=\"RTL\">???? ????? ????? ?????? ?????? ?????? ?????? ?????????<\/p>\n<p>\u201c<em>Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya<\/em>.\u201d (HR. Muslim no. 1893).<\/p>\n<p>Kebaikan yang dimaksudkan dalam hadits ini adalah kebaikan agama maupun kebaikan dunia. Berarti kebaikan yang dimaksudkan bukan hanya termasuk pada kebaikan agama saja.<\/p>\n<p>Termasuk dalam memberikan kebaikan di sini adalah dengan memberikan wejangan, nasehat, menulis buku dalam ilmu yang bermanfaat.<\/p>\n<p>Hadits di atas semakna dengan hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah <em>shallallahu \u2018alaihi wa sallam <\/em>bersabda,<\/p>\n<p dir=\"RTL\">???? ????? ??? ??????????? ??????? ???????? ???????? ????? ???????? ?????? ???? ?????? ?????? ???? ?????? ????? ????? ???????? ???? ??????????? ?????? ?????? ????? ??? ??????????? ??????? ????????? ???????? ????? ???????? ?????? ???????? ?????? ?????? ???? ?????? ????? ????? ???????? ???? ????????????? ??????<\/p>\n<p>\u201c<em>Barangsiapa menjadi pelopor suatu amalan kebaikan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya ganjaran semisal ganjaran orang yang mengikutinya dan sedikitpun tidak akan mengurangi ganjaran yang mereka peroleh. Sebaliknya, barangsiapa menjadi pelopor suatu amalan kejelekan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya dosa semisal dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosanya sedikit pun<\/em>.\u201d (HR. Muslim no. 1017)<\/p>\n<p>Bentuk pengajaran ilmu yang bisa diberikan ada dua macam:<\/p>\n<ul>\n<li>Dengan lisan seperti mengajarkan, memberi nasehat dan memberikan fatwa.<\/li>\n<li>Dengan perbuatan atau tingkah laku yaitu dengan menjadi <em>qudwah hasanah<\/em>, memberi contoh kebaikan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Khusus dakwah dengan <em>qudwah hasanah<\/em>, yaitu langsung memberikan teladan, maka jika ada orang yang mengikuti suatu amalan atau meninggalkan suatu amalan karena mencontoh kita, itu sama saja dengan bentuk dakwah pada mereka. Hal ini termasuk pada ayat,<\/p>\n<p dir=\"RTL\">???????? ?????? ??????? ?????????? ????????? ??????????? ?????????????? ???????????? ???? ???????????<\/p>\n<p>\u201c<em>Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma\u2019ruf, dan mencegah dari yang munkar.<\/em>\u201d (QS. Ali Imran: 110).<\/p>\n<h4>Keutamaan Mengajarkan Ilmu<\/h4>\n<ul>\n<li>Ia akan mendapatkan pahala semisal pahala orang yang ia ajarkan.<\/li>\n<li>Orang yang mengajarkan ilmu berarti telah melakukan amar ma\u2019ruf nahi munkar, demi baiknya tatanan masyarakat lewat saling menasehati.<\/li>\n<li>Termasuk bentuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan takwa.<\/li>\n<li>Akan membimbing dan mewujudkan kehidupan bahagia pada tiap individu masyarakat dengan adanya adab dan hukum Islam yang tersebar.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Walau Satu Ayat, Ajarkanlah!<\/h4>\n<p>Intinya, ajarkanlah ilmu yang dimiliki walau satu ayat. Dari \u2018Abdullah bin \u2018Amr, Rasulullah <em>shallallahu \u2018alaihi wa sallam<\/em> bersabda,<\/p>\n<p dir=\"RTL\">????????? ?????? ?????? ?????<\/p>\n<p>\u201c<em>Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat<\/em>\u201d (HR. Bukhari no. 3461).<\/p>\n<p>Yang dimaksud dengan hadits ini adalah sampaikan kalimat yang bermanfaat, bisa jadi dari ayat Al Qur\u2019an atau hadits (Lihat <em>Tuhfatul Ahwadzi<\/em>, 7: 360).<\/p>\n<p>Semoga bermanfaat, semoga semakin semangat dalam mengajarkan ilmu pada yang lain. Semangat!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>Referensi:<\/h4>\n<p><em>Minhatul \u2018Allam fii Syarh Bulughil Marom<\/em>, Syaikh \u2018Abdullah Al Fauzan, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, tahun 1432 H, 10: 129-130.<\/p>\n<p>\u2014<\/p>\n<p>Disusun menjelang Ashar di <a href=\"http:\/\/darushsholihin.com\/\" rel=\"nofollow\">Darush Sholihin Panggang Gunungkidul<\/a>, 2 Safar 1436 H<\/p>\n<p>Yang senantiasa mengharapkan bimbingan Rabbnya: Muhammad Abduh Tuasikal, MSc<\/p>\n<p>Artikel <a href=\"http:\/\/rumaysho.com\/\">Rumaysho.Com<\/a><\/p>\n<p>Ikuti status kami dengan memfollow\u00a0<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/muhammad.tuasikal\" rel=\"nofollow\">FB Muhammad Abduh Tuasikal<\/a>,\u00a0<a href=\"http:\/\/www.facebook.com\/rumaysho\" rel=\"nofollow\">Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat<\/a>, Twitter\u00a0<a href=\"https:\/\/twitter.com\/RumayshoCom\" rel=\"nofollow\">@RumayshoCom<\/a>,\u00a0<a href=\"http:\/\/rumaysho.com\/amalan\/instagram.com\/rumayshocom\/\">Instagram RumayshoCom<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Orang yang mengajarkan ilmu, menjadi seorang guru, baik guru dalam ilmu agama maupun ilmu dunia punya keutamaan begitu besar. Bagaimanakah keutamaan mengajarkan ilmu itu? Bentuk Mengajarkan Ilmu Dari Abu Mas\u2019ud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu \u2018anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam bersabda, ???? ????? ????? ?????? ?????? ?????? ?????? ????????? [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":699,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-697","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keutamaan-ilmu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=697"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/697\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/699"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/raudhatulquran.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}